Sabtu, 28 Juli 2012

Kuliah Kerja Lapang "Part one"




Kuliah Kerja Lapang "part one"
Makassar - Malaysia - Bangkok
Makassar, 18 Februari 2011
Awal bulan Februari tahun 2011 perjalan menuju negara-negara tetangga dalam rangka melaksanakan salah satu kurikulum mata kuliah yaitu Kuliah Kerja Lapang (KKL) dengan negara tujuan negara Singapura, Malaysia, dan Thailand. Pelepasan dilakukan oleh dekan Fakultas Sendiri yaitu Prof. Bahaking Rama, M.S beserta pembantu dekan bidang akademik di gedung baru kami tepatnya di ruang LT. Pesan beliau sangat singkat yaitu untuk menjadikan perjalanan kami tidak sia-sia atau hanya sekedar jalan-jalan, dan pastikan disetiap perjalanan kami selalu menganalisa dan mempelajari kelebiahan dari negara-negara tujaun kami. Perjelanan kami dimulai dari kampus UIN ALauddin Kampus 2 Samata menuju Bandara Sultan Hasanuddin. Sesampai di Bandara Sulatan Hasanuddin kami langsung melakukan Check in dan mengisi formulir untuk imigrasi keberangkatan keluar negeri. Delam perjalanan kemi kali ini, kemi menggunakan pesawat air asia dan hampir semua penumpang air asia adalah kami sehingga suasanan dalam pesawat layaknya dalam bus karena kami sering jalan dalam kabin hanya untuk sekedar sapa menyapa. Hal lain yang menarik dalam pesawat kami adalah ternyata banyak dari teman-taman kami yang ternyata baru merasakan penerbangan mereka dengan menggunakan pesawat, luar biasa bukan, penerbangan pertama langsung keluar negeri. hehehe....

Pelepasan KKL
At Bandara Sultan Hasanuddin
Kami tiba di Malaysia tepatnya di bandara LCCT Kuala Lumpur pukul 22.30 waktu malaysia yang ternyata memiliki kesamaan waktu dengan Kota Makassar. Kami sempat dikagetkan dengan kesamaan waktu ini, akan tetapi berkat penjelasan dari gaet perjalanan kami yaitu pa Ismail Suardi Wekke, Ph.D, bahwa kesamaan waktu lebih disebabkan karena negara Malaysia ingin menyatukan waktu disemua wilayahnya maka mengatur waktu yang sama dengan Indonesia Bagian Tengah. 
Air Plan Air Asia at Hasanuddin Airport

Perjalanan kami dari bandara menuju Kuala Lumpur ibukota dari Malaysia memakan waktu kurang lebih satu jam. Perjalan kami tidak terasa karena adanya penjelasan dari gaet mengenai negara malaysia dan masyarakatnya. 
Di kuala Lumpur kami menginan dikawasan China Town tepatnya di Hotel Swiss Inn. Hotel kami berada dikawasan strategis china town karenan dekat dengan Patailling Street dan Pasar Seni yang sangat terkenal di Malaysia, sehingga untuk berkunjung ke kedua tempat itu kami hanya perlu berjalan kaki dan sangat mengirit ongkos (ma'lum duit mahasiswa, hehe).



Kulau Lumpur - Bangkok, 19 Februari 2012

Hari kedua dari delapan hari perjalanan kami adalah Malaysia. Tidak banyak perjalanan yang dapat kami lakukan karena persoalan waktu keberangkatan ke Thailand yang mepet. Sehingga pada hari pertama kami di Kuala Lumpur, kami hanya berkunjung di Kawasan Putra Jaya. Kawasan Putra Jaya adalah kawasan pemerintahan dari negara Malaysia yang sangat megah dan teratur dengan sangat baik. Di kawasan ini kami bisa melihat betapa luar biasanya hasil dari kreativitas manusia, hal itu kami lihat dari gedung, masjid, sungai, bahkan lampu jalan yang tertata rapi dan penuh makna. Dari 3 jembatan terkenal di Kawasan Putra Jaya kami hanya singga berfoto di satu jembatan (lupa namanya.. hehehe) sangat megah dan indah.

Kami Bangkok tepatnya di bandara shuvarnabumi pada sore hari. Dalam pandangan saya bandara Bangkok sangatlah megah dan aneh, megah karena bandara shuvarnabumi merupakan bandara terbesar yang perna saya liat (katanya bandara terbesar di asean) dan aneh karena petunjuk perjalanannya tidak menggunakan bahasa inggris melainkan bahasa Thailand sehingga membuat pusing kartu imigrasipun membuat kami bingung.
Dari bandara shuvarnabumi kami langsung ke hotel menggunakan transportasi umum yaitu kereta bawah tanah atau istilah Thailandnya Kereta SubWay. Kerata bawah tanah ini cukup efektif mengantar kami menuju hotel karenan berada dalam bandara, cepat dan stasiun tujuan kamipun dekat dari hotel tempat kami akan tinggal. Selama di Bangkok kami tinggal di daerah Ramkamheng tepatnya di hotel Nasa Vegas. Hotel yang sangat mewah dengan harga yang sangat murah.


Bangkok, 20 Februari 2011
Hari ke-2 di Bangkok, Perjalanan pertama yang kami lakukan di Bangkok adalah ke pasar terapung. Konsep pasar yang menarik, dimana pedagang berada ditepi sungai dan pembeli menggunakan perahu untuk berkeliling melihat pilihan belanja. Hal yang menarik lainnya adalah proses transaksi antara kami dan penjual, kendala bahasa sangat terasa di Bangkok. Masyarakat sekitar hanya mengetahui bahasa lokal yaitu bahasa Thai, sedangkan kamipun juga hanya tahu bahasa Indonesia sehingga dalam transaksi kemi menggunakan alat bantu kalkulator (unik bukan). Seperti sudah saling mengerti apa yang dikamsud setiap angka yang tertera di Kalkulator adalah harga dari barang yang kami inginkan.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Laguku